03
Apr
09

SAHABAT BARU

Teng…teng…teng…

Bel sekolah berbunyi tanda pulang. Semua anak berhamburan keluar dari kelas masing-masing. Ada yang menunggu jemputan,naik motor,juga jalan kaki. Ridha salah satunya. Setiap hari ia berangkat dan pulang sekolah jalan kaki. Ini karena rumahnya memang tidak terlalu jauh,dan bisa ditempuh dengan jalan kaki.

“Teman-teman,aku pulang duluan ya?” Pamit Ridha pada Fifi dan Nira.

“Iya,da….” Balas Fifi dan Nira bersamaan.

Dia berjalan menyusuri trotoar,tak ada anak sekolah lain yang berjalan bersamanya. Setiap hari ia lalui seperti ini. Berjalan menuju rumah,tak ada teman ngobrol.Begitu juga di rumah,dia hanya bermain bersama adiknya,Ichan.Ichan masih berumur 5 tahun,dan dia sangat menyayanginya.

Akhir-akhir ini,setiap pulang sekolah,Ridha merasa ada yang mengikutinya dari belakang. Makanya,dia berjalan tergesa-gesa agar cepat sampai di rumahnya. Dai sampai di rumah dengan nafas yang ngos-ngosan. Setelah mengucapkan salam,ia langsung masuk ke kamarnya.

…………………………………………………………………………..

Besoknya di sekolah,ia menceritakan kejadian kemarin pada Fifi dan Nira.

“Aku harus gimana dong?” Tanya Ridha.

“Mm…gimana ya?” jawab Fifi.

“Gini aja,kamu pulang sekolah,jalan aja seperti biasa. Nanti kami berdua ngikutin kamu dari belakang. Ntar kan pasti ketauan siapa yang ngikutin kamu selama in. gimana?” jawab Nira panjang lebar.

“Wah,boleh juga tuh. Gimana,Fi?” Tanya Ridha pada Fifi.

“Boleh…boleh.” Jawab Fifi setuju.

Di kelas,Ridha tidak tenang. Dia ingin segera pulang sekolah,dia ingin tau siapa yang selama ini mengikutinya. Waktu terasa begitu…lama berputar.

Teng…teng…teng…

Akhirnya,waktu yang ditunggu-tunggu Ridha pun datang. Mereka bertiga menjalankan rencananya. Ridha berjalan di depan,sedangkan Fifi dan Nira berjalan tak jauh darinya. Ridha mencoba berjalan seperti biasa,meskipun ada rasa takut juga. Tapi,karena ia yakin dua sahabatnya itu akan mengawasinya.ia pun dapat mengusir ketakutannya.

Sesampainya di rumah,ia ridak langsung masuk ke rumah. Ia menunggu dua sahabatnya bersama orang yang selama ini megikutinya. Fifi dan Nira akhirnya datang,tapi….

“Mana orangnya?kok gak ada sama kalian sih?kalian gak berhasil nangkep dia ya?” Tanya Ridha penasaran.

“Gimana mau nangkep,orangnya ada gak ada!” jawab Nira mewakii.

“Hah?kok bisa sih?” Tanya Ridha lagi.

“Ya bisalah,karena dia memang gak ada.” Jawab Fifi.

“Tapi,tapi aku yakin kalau selama ini ada yang ngikutin aku.” Ridha meyakinkan.

“Tapi buktinya?kami dari tadi udah ngikutin kamu dari belakang,tapi sama selkali gak ada orang yang ngikutin kamu.” Jelas Fifi lagi.

“Gini aja deh,besuk kita selidiki lagi. Siapa tau dia hari ini memang gak dateng.” Saran Nira.

“Oke!”Setuju Fifi.

“Makasih ya teman-teman,kalian memang paling baik deh…” kata Ridha sambil memeluk dua sahabatnya itu.

“Iya,tapi jangan kuat-kuat dong meluknya,bau tau.” Canda Fifi.

“Uups..sori deh. He..he..”

……………………………………………………………………………………

Hari ini,mereka akan melakukan penyelidikan lagi. Ridha berharap,kali ini mereka dapat mengetahui siapa pelakunya. Ridha berjalan diliputi denagn rasa cemas kalau-kalau hari ini mereka tidak berhasil juga. Bisa-bisa,setiap hari dia harus berolahraga sepulang sekolah karena diikuti orang tidak jelas.

Akhirnya,dia sampai di rumah. Dia menunggu dua sahabatnya dengan membawa seseorang. Dan…..

“Rid,kami berhasil menangkapnya!” Ucap Fifi penuh kemenangan.

“Iya,ini!terserah mau kamu apain ni anak.” Lanjut Nira.

Ridha terkejut dengan kehadiran anak yang dibawa oleh Fifi dan NIra. Dia mengenalnya,meskipun tidak pernah ngobrol. Karena dia adalah….

“Kamu kan pemulung yang setiap pagi aku jumpai kan?” Tanya Ridha.

Anak perempuan itu masih terdiam sambil menunduk. Ia tidak berani menatap Ridha. Fifi dan Nira terkejut.

“Hah?jadi kamu kenal sama anak ini?” Tanya Nira penasaran.

“Iya,dia yang setiap pagi aku jumpai saat berangkat ke sekolah. Kenapa kamu melakukan ini sama aku?” Jawab Ridha dan bertanya kepada anak itu.

“A…aku hanya ingin menjadi teman kamu.” Jawab anak itu sambil tetap menundukkan kepalanya.

“Tapi kenapa harus memakai cara seperti ini?kenapa kamu tidak bilang langsung sama aku?” Tanya Ridha lagi.

“A…aku takut kamu tidak mau berteman denganku,karena aku hanya orang miskin. Makanya,aku mengikuti kamu. Aku minta maaf,aku tidak brmaksud menakut-nakutimu.” Jawab anak itu,kali ini dia tidak menundukkan kepalanya.

“Kenapa harus marah?aku malah senang kalau ada yang menjadi temanku.” Jawab Ridha.

“Jadi,kamu tidak marah sama aku?kamu tidak malu mempunyai teman yang miskin seperti aku?” Jawabnya dengan mata yang berbinar-binar.

“Enggak,kan kita semua sama. Jadi gak perlu malu dong.”

“oh iya,ngomong-ngomong,kok kemarin kamu tidak ada?” Tanya Fifi.

“Soalnya,kemarin ibuku sakit. Jadi aku harus menjaganya.” Jawabnya.

“Eh,siapa nama kamu?” Tanya Ridha.

“Nma ku Ratih” jawabnya sambil mengulurkan tangannya.

“Aku Ridha. Mereka teman-temanku,namanya Fifi dan Nira.”

“Hai,maaf ya tadi kami memaksamu untuk ikut.” Kata Nira sambil bersalaman.

“Iya.gak apa-apa kok,kan salahku juga.”

Akhirnya,Ratih menjadi teman Ridha,Fifi,dan Nira. Kini,setiap pagi Ridha berangkat sekolah bersama teman barunya,Ratih. Ia tidak malu berjalan bersama Ratih,karena baginya semua orang adalah sama. Sama-sama ciptaan Tuhan.


17 Tanggapan ke “SAHABAT BARU”


  1. 1 inkulla31
    April 4, 2009 pukul 1:26 pm

    Wee….cerpennya nie.e.e.e.e.e…
    Hhehehe

    lmayan….lmayan…
    udah maju kdpan..??
    aq blum…
    wuh…tekanannya . . mantep,,
    deg-deg an..

    mampir keg ke blog aq . . dikomen juga …. :D

    [ nitip link aq disini..awas ilang, jaga yg bner ]

    inkulla31.wordpress.com

  2. 2 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 4:22 am

    Haloooo…
    MAsih OL naaah ??

    bales lagi ya komen aq . .
    Hhehehe

  3. 3 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 4:23 am

    Naaaahhh……. Mampir lagiiiiii

  4. 4 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 4:24 am

    Naaaaahhhh….komen lagi . . !!!
    **maksa mode: ON**

    KOmen !! awas kalo nggak..
    **maksa banget mode: ON**

    hatrik nah..

  5. 6 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 4:35 am

    Masihhh…
    aq masih OL kokk

    ntar klo uda mw off bilang ya naah.. :D
    lagi d warnet ?

  6. 7 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 4:42 am

    Y enggak lah..
    klen juga gak masuk kan ??
    hehehe

    suruh mereka komen aq laahh..
    ntar aq komen pnya mreka jga kokk..

    *maksa mode: ON*
    OK !?
    bilang ama mreka . .
    aq komen mreka skarang deh . .

  7. 8 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 4:59 am

    Yeeee…prasaan gak ada pengumuman lagi tau . .

    n,,prsaan pak indra bilang sabtu msuk,
    cuman KATANYA bu fitri umumin lagi klo hari sabtu libur..
    tap aq gak denger lahhh!!

  8. 9 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 5:09 am

    tapi manna…??!!

    hiks..hikss..(halah lebai lagi..)
    kok gak ada ??

  9. 10 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 5:24 am

    KAlo Triut udahhh,,,
    tappi. . .
    where is Anih ?!

    Hhe…dy gak komen aq . .
    padahal aq udah 2 x komen dia tuhh…
    hahahaha
    :lol:

  10. 11 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 5:33 am

    Hha…?!

    appa ?!
    WHAT ??!!

    Anihhhh…tunggu saja pembalasan ku hari senin nanti . .

    HWAHAHAHAHAHA
    :D

  11. 12 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 5:51 am

    Udahh…
    tapi cuman 1 x..
    hikss..hikss..
    **halah..lebainya datang lagi**

    eeehh….aq udah di kasih ultimatum waag ama kembarannya….
    Hhi…
    bahaya ne..
    anih…i’am sorry deh,,

    bilangin tu nih ama anah….jgn serem”..
    masa udah ampe keluarin pedang gitu,,
    udah siap-siap bnuh orang thu . . .

    Hhahahaha

  12. 13 triutzz
    April 11, 2009 pukul 6:02 am

    thx y komen nya,,,
    ku balez ya???

    i dunk kit harus menghrgai prshabatn,,,
    cozz persahabatan kan bagai kepumpung,,,
    mengubah ulay menjd kupu”
    (hhheee,,,, gak nyambung banget y)

  13. 14 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 6:03 am

    TOLONGGGGG…..
    Anaaaaahhh……mauuuuu…….bunuuuuuuh…….aq……….!!!

    aaaaaaaaaaaaakkkkkhhhhh…
    **ceritanya aq ditusuk pake pedang ama anah**

    a…nah….. a…ku… nggaaak… nya…ngka ka….lo ko….. ke…jam… gi….ni..

    ~~THE END~~

    Hhi…lawak saja . .

  14. 15 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 6:10 am

    Klen kapan udahannya,…??
    dari tadi masih diwarnet???
    klo mw udahan bilang yahh

  15. 16 inkulla31
    April 11, 2009 pukul 6:16 am

    eh…eh…
    Aq gak jadi mati…

    *Jreng…Jreng*
    aq hidup kembali. . .!

    Hhe…aq akan balas dendam ku padamu !*aih…aih…sok dramatis ni*

  16. 17 l1nl4n
    April 13, 2009 pukul 12:41 pm

    holla,, ni aq,, aq msh ingt koq ma ko,, gegege.. sring” knjungi n’ komen blog aq y…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.